Gambaran Umum Nelayan Gurita di Desa Kadoda Kabupaten Tojo Una-Una Provinsi Sulawesi Tengah

Penulis

  • Nuralim Pasisingi jurusan manajemen sumber daya perairan, fakultas kelautan dan teknologi perikanan universitas negeri gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.64283/jotdiverse.2025.1(2):8

Kata Kunci:

gara gara, Teluk Tomini, Tombak

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lokasi tangkap, alat tangkap, hasil tangkapan nelayan, serta penerimaan dan pengeluaran nelayan gurita Desa Kadoda Pulau Talatako Kepulauan Togean Kabupaten Tojo Una-Una Provinsi Sulawesi Tengah. Metode yang digunakan adalah wawancara. Responden pada penelitian ini berjumlah 20 orang nelayan gurita. Data sekunder hasil tangkapan gurita oleh nelayan diperoleh dari jaringan advokasi sumberdaya alam (JAPESDA) Provinsi Gorontalo. Data hasil riset divisualisaikan dalam bentuk tabel atau grafik serta diinterpretaso secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi penangkapan gurita di Desa Kadoda mencakup Ref Popolii, Dambulalo, Ref Karang, Tasi Malino, Binuang, Perairan Kadoda, Batu Engkang, Angkaio, dan Tongkabo. Alat tangkap yang digunakan nelayan yakni 90% menggunakan gara gara ketang dan 10% menggunakan tombak. Rata-rata hasil tangkapan nelayan gurita apabila cuaca baik yakni 5-8 ekor per trip per nelayan. Namun, rata-rata tangkapan hanya berkisar 1-2 ekor per trip per nelayan jika cuaca buruk. Adapun penerimaan per nelayan dari penjualan gurita berkisar antara Rp.300.000,- hingga Rp.500.000,- per trip, sedangkan pengeluaran  sebesar Rp.150.000,- hingga Rp.300.000,- per trip per nelayan.

Referensi

Amalia, N. (2022). Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Nelayan di kelurahan nelayan indah kecamatan medan labuhan. Jurnal Pengabdi, 5(1), 25-33.

As, Z. A. (2017). Pemberdayaan masyarakat nelayan di pesisir pantai blanakan kabupaten subang. Caraka Prabu: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 1(2), 84-122.

Budiyanto, A., & Sugiarto, H. (1997). Catatan mengenai si tangan delapan (gurita/Octopus spp). Oseana, 22(3), 25-33.

Citrowati, AN (2015). Proses produksi dan pengendalian mutu gurita rebus di Pt istana cipta sembada, Banyuwangi, Jawa Timur (disertasi doktor, universitas airlan 23(7), 102-104.

Irianto, H. E., & Soesilo, I. (2007, November). Dukungan teknologi penyediaan produk perikanan. In Seminar Nasional Hari Pangan Sedunia 27(3) 1-8

Karim, M., & Kantun, W. (2021). Pengembangan perikanan dan pemasaran urita (Octopus sp) di Makassar Sulawesi Selatan. Siganus: Journal of Fisheries and marine science, 3(1), 188-197.

Lanuhu, N. (2018). Beberapa Faktor yang Menyebabkan Kemiskinan Nelayan di Gugus Kepulauan Salabangka Kecamatan Bungku Selatan Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, 5(9), 41-54

Mulyati, A., Soewarno, N., Ronald, A., & Sarwadi, A. (2011). Setting ruang permukiman dalam pengembangan ruang bermukim di kepulauan togean sulawesi tengah. in forum teknik 34(1), 12-13.

Moegni, N., Rizki, A., & Prihantono, G. (2014). Adaptasi perikanan laut tangkap dalam menghadapi perubahan iklim. jurnal ekonomi & studi pembangunan, 15(2), 182-189.

Omar, S. B. A., Wahyuddin, N., Apriani, A. Y., Junedi, E. A., Tresnati, J., huse parawansa, B. S., & Inaku, D. F. (2020). Biologi reproduksi gurita, octopus cyanea gray, 1948 di perairan selat makassar dan teluk bone. prosiding simposium nasional kelautan dan perikanan, 14(7), 19-21

Pasisingi, N., Lawadjo, T. S., & Butolo, I. (2023). Identifikasi Morfologi Gurita di Perairan Kepulauan Togean Kabupaten Tojo Una-una, Sulawesi Tengah.

Toha, A. H., Widodo, N., Hakim, L., & Sumitro, S. (2015). gurita octopus cyanea raja ampat kons. biod. raja ampat 4(8), 4-8

cover08-2025-01-p55-75

Unduhan

Diterbitkan

2025-04-10

Cara Mengutip

Pasisingi, N. (2025). Gambaran Umum Nelayan Gurita di Desa Kadoda Kabupaten Tojo Una-Una Provinsi Sulawesi Tengah. Journal of Tropical Diversity, 1(2), 55–75. https://doi.org/10.64283/jotdiverse.2025.1(2):8

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.