Diversitas Ikan Kecil dalam Populasi Teri yang Dijual di Pasar Anduonohu, Kendari
DOI:
https://doi.org/10.64283/jotdiverse.2025.1(1):2Kata Kunci:
diversitas, Kendari, pasar ikan, teriAbstrak
Teri memiliki harga yang ekonomis, dengan nilai gizi yang tinggi, dan rasa gurih dan lezat. Sehingga banyak digemari oleh masyarakat, dan menjadi sangat mudah diperoleh di pasar tradisional, termasuk di Pasar Anduonohu Kendari. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui (1) keragaman jenis ikan kecil dalam populasi teri yang dijual di Pasar Anduonohu, Kendari melalui karakteristik morfologi; dan (2) status jenis tersebut dalam IUCN dan CITES. Pengumpulan populasi ikan teri dilakukan pada Desember 2021 di Pasar Anduonohu, Kendari, Sulawesi Tenggara. Analisis data jenis ikan dan statusnya dala Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) serta Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES) dilakukan secara deskriptif dengan memperhatikan morfologi dan morfometri ikan yang disesuaikan dengan FishBase, World Wide Web electronic publication www.fishbase.org. Terdapat dua macam ikan kecil di Pasar Anduonohu, yaitu lureh (teri) dan rembang kecil. Sementara dalam populasi ikan teri diperoleh terdapat sepuluh jenis ikan lain yang berukuran kecil. Seluruh jenis ikan kecil yang diidentifikasi berstatus informasi kurang - resiko rendah IUCN serta belum dievaluasi dalam CITES.
Referensi
Abdullah, R., Gunawan, L. M., Buton, R., Kaimudin, M., Rahmawati, W., Alwiah, A., & Nurhidayah, N. (2021). Edukasi Penangkapan Ikan Dengan Pemanfaatan Teknologi Apolo Dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Bajo Lasalimu Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 278–281. https://doi.org/10.31004/cdj.v2i2.1697
Arham, M. A., & Hatu, R. A. (2015). Ikan Teri. In Universitas Negeri Gorontalo PRESS.
Asrial, E., & Rosadi, E. (2017). Silverside Fish (Atherinomorus lacunosus) in Banggai Waters, Indonesia: Almost Extinct?. 14th ADRI International Conference and Call for Papers
Babe, B. Y., Erfin, & Yohanista, M. (2021). Identifikasi Jenis-Jenis Ikan Pelagis Kecil yang Ada di Pasar Alok dan Pasar Wuring, Kabupaten Sikka. Jurnal Ilmu Kelautan Dan Perikanan, 3(2).
Bartol, I. K., Mann, R., & Vecchione, M. (2002). Distribution of the euryhaline squid Lolliguncula brevis in Chesapeake Bay: effects of selected abiotic factors. Marine Ecology Progress Series, 226, 235–247.
Chan, B. K. K., Lin, I.-C., Shih, T.-W., & Chan, T.-Y. (2008). Bioluminescent emissions of the deep-water pandalid shrimp, Heterocarpus sibogae De Man, 1917 (Decapoda, Caridea, Pandalidae) under laboratory conditions. Crustaceana, 341–350.
Froese, R., & Pauly, D. (2000). Fish Base. In Fish Base. the International Center for Living Aquatic Resources Management.
Haimovici, M., Santos, R. A., & Fischer, L. G. (1994). Class Cephalopoda. Seashells of Brazil.(EC Rios, Ed.), 311–320.
Halim, A., Wiryawan, B., Loneragan, N. R., Hordyk, A., Sondita, M. F. A., White, A. T., Koeshendrajana, S., Ruchimat, T., Pomeroy, R. S., & Yuni, C. (2020). Merumuskan Definisi Perikanan Skala-Kecil Untuk. Journal of Fisheries and Marine Research, 4(2), 239–262.
Hunnam, K. (2021). The biology and ecology of tropical marine sardines and herrings in Indo-West Pacific fisheries: a review. Reviews in Fish Biology and Fisheries, 31(3), 449–484.
Leal, M. C., Pereira, T. C., Brotas, V., & Paula, J. (2010). Vertical migration of gold-spot herring (Herklotsichthys quadrimaculatus) larvae on Sofala Bank, Mozambique. Western Indian Ocean Journal of Marine Science, 9(2), 175–183.
Mardjudo, A., Asrawati, A., Samsudin, S., & Ningsih, N. (2022). Nilai Tambah Pengolahan Ikan Teri di Desa Kaliburu Kecamatan Sindue Tombusabora di Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah. Sambulu Gana : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 13–22. https://doi.org/10.56338/sambulu_gana.v1i1.2191
Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. (2022). Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia No 19 Tahun 2022. In Kementerian Kelautan dan Perikanan (pp. 1–7).
Nanlohy, A. C. (2013). Evaluasi Alat Tangkap Ikan Pelagis yang Ramah Lingkungan di Perairan Maluku dengan Menggunakan Prinsip CCRF (Code of Conduct for Responsible Fisheries). Jurnal Ilmu Hewani Tropika, 2(1), 1–11.
Setiawan, F. (2010). Panduan lapangan identifikasi ikan karang dan invertebrata laut. Wildlife Concervation Society.
Smith, D. G., BoGoroDSky, S. V, & Mal, A. O. (2014). Records of the eels Kaupichthys atronasus (Chlopsidae), Phyllophichthus xenodontus (Ophichthidae), and Gorgasia preclara (Congridae) from the Red Sea. Cybium, 38(4), 301–306.
Sosiawati, E. (2019). Aspek Teknik dan Kelayakan Usaha Pengeringan Ikan Teri (Stolephorus sp) di Desa Ambesia Selatan Kecamatan Tomini Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi. Jurnal Pengolahan Pangan, 4(2), 39–44. https://doi.org/10.31970/pangan.v4i2.28
Triyono, H., Muzakki, S. A., & Mulyoto. (2020). Comparative Study of Gillnet and Boat Liftnet on Fish Catches Landed At the Nusantara Fishing Port (PPN) Karangantu, Serang, Banten. Buletin JSJ, 2(2), 69–81.
Wantiez, L., & Kulbicki, M. (1995). Main fish populations and their relation to the benthos in a silted bay of New Caledonia, as determined by visual censuses. Cybium, 19(3), 223–240.
Yoshida, T., Harazaki, S., & Motomura, H. (2010). Apogonid fishes (Teleostei: Perciformes) of Yaku-shima Island, Kagoshima Prefecture, southern Japan. Motomura, H. & K. Matsuura (Eds), 27–64.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Citra Satrya Utama Dewi, Syauqi Muhammad Ghiffari, Ade Yamindago, Choirul Anam

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





